Confession..

Biarkan aku sejenak saja men-skip smua aktivitas hanya untuk menulis, tanpa mengadili, menilai, atau memilah bagaimana benar dan bagaimana salah.

Aku hanya ingin mendengarkan diriku, membiarkannya mengungkapkan apa saja yang ingin dia ungkapkan. mengakui apapun yang ingin diakuinya.

biarkan aku menyusuri alur pikiran, perasaan, dan segala macam kontemplasinya selama ini. Lama sudah aku mendiamkannya begini, dengan berbagai alasan yang menyeret pada kata “Nanti”.

Tak bisa kujelaskan seperti apa kerumitan ini menjalari, membingkai sebuah tulisan yang mengawang-awang, atau bahkan mungkin tanpa ku tahu ini semua sederhana saja sebenarnya. Tapi, aku takkan menyalahkan diriku jika memang bagiku persoalannya tak sesederhana itu.

Apapun yang sudah terjadi kemarin, apapun yang ada saat ini, dan esok lusa..semua hasil pemikiran, semua perasaan2, terserak utuh dalam rentangan waktu, tak usah khawatir akan hilang, juga tak usah berharap akan hilang. Ini hidupku..ini kehidupanku..yang selalu berharga dan penting bagiku.

Tak banyak yang bisa kudeskripsikan di sini. Tapi, setidaknya Alloh slalu tahu..orang-orang yang menyayangiku juga tahu. Lebih dari cukup buat aku menjalani hari2 dalam limpahan doa dan begitu banyak cinta, yang mungkin sebelumnya jarang aku sadari. Yang seringkali aku abaikan tapi tak pernah mengabaikanku. Yang entah seberapa kecil aku memberi, tapi pemberian mereka selalu terasa begitu besar karena tak pernah surut terbingkai ketulusan. Ketulusan tak terbeli.

Kali ini, bagaimanapun perjalanan kisahnya, apapun hasilnya, seperti apapun ujung takdirnya. Aku..memilih caraku dengan tak lagi meributkan apapun, tak membuat diri aku jadi seorang pemarah dan penuntut yang obsesif, biarkan egoisme saat ini tak memainkan perannya. Aku ingin bersikap dengan cara yang berbeda. Hanya ingin tenang, hanya ingin setelah berlalunya ujian2 ini Alloh makin mendewasakan aku. Biarkan aku pada pilihanku dan komitmen2ku. Demi segala yang terbaik dalam hidupku..aku belajar..bersabar menyusuri hari menanti jawaban apapun yang Dia kehendaki. Karena aku percaya apapun itu, itulah yang terbaik buatku dan buat dunia, jawabanNya akan slalu jadi jawaban terindah. Dan lihat aku Ya Alloh..aku belajar untuk tak sekedar percaya tapi pun ‘mempercayakan’ diriku pada apa saja keputusan yang menurut Engkau terbaik. Karena sampai di titik manapun aku mencari..Kepastian itu hanya Kau yang memiliki. Ikhlaskan kami dengan apapun yang telah Kau tuliskan ..Amiin

_deeba_

Diterbitkan di: on 25 Maret 2010 at 6:43 PM  Tinggalkan sebuah Komentar  

URI untuk melacak balik entri ini adalah: http://adeebazone.wordpress.com/2010/03/25/confession/trackback/

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.